Search This Blog

Tuesday, November 3, 2020

Seruan untuk Rekonsiliasi Bangsa Papua secara Menyeluruh

Yaitu berTOBAT, berDAMAI & berSATU 


Yang sedang berkumandang saat ini adalah suara propetis, suara kenabian sesuai petunjuk Tuhan Allah. 

Setelah tujuh tahun suara kami di penjara oleh Tuhan sejak tgl 28 Oktober 2013; kini kami kembali bersuara lagi atas perkenaan Tuhan pada Minggu 4 Oktober 2020 untuk mengawal Rekonsiliasi Bangsa Papua secara total untuk Pemulihan Bangsa Papua. 

Tuhan Allah memberi waktu emas bagi bangsa Papua untuk memulihkan diri: "bertobat, berdamai dan bersatu", karena Tuhan Allah akan menjawab kerinduan bangsa Papua yaitu memulihkan kembali keadaan kehidupan seperti sediakala "Firdaus" atau Surga dunia yg terhilang. 

Menjelang kelahiran Yesus, Yohanes berseru-seru di padang gurun "siapkanlah jalan bagi Tuhan...". 

Menjelang pemulihan bangsa Papua, menjelang akhir zaman, ada suara yang sedang berseru-seru: "berTOBAT, berDAMAI dan berSATUlah wahai bangsa Papua" sebab Tuhan sedang datang dengan penuh kemuliaan-Nya untuk memberi keadilan dan anugerah bagi bangsa Papua; 

Agar di era kemerdekaan bangsa Papua itu nanti, bangsa Papua diberi kesempatan untuk mempersiapkan kedatangan Yesus yang ke dua kali untuk memimpin Kerajaan 1.000 tahun. 

Yesus berfirman: "Barangsiapa bertelinga, hendaklah ia mendengar". 


Atas pertolongan Tuhan, PAPUA PASTI BISA

Source FB

No comments:

Post a Comment